Menolong itu (tak selamanya) Baik

Suatu keluarga kecil tinggal disebuah daerah yang subur. Rumah yang sederhana namun indah, mempunyai sebuah taman bunga yang dipenuhi aneka ragam tanaman. Hampir setiap hari manusia termuda dirumah itu bermain ditaman bunga tersebut.

Setiap hari dia bermain ditaman bunga itu. Mengamati berbagai jenis bunga yang tumbuh, dan mengamati apapun yang dia lihat.  Hingga suatu saat matanya tertuju pada sebuah makhluk yang bernama kepompong.

Awalnya anak itu biasa saja saat melihat kepompong. Tapi pada suatu hari ia terbelalak tatkala matanya mengarah pada kepompong yang biasa dia lihat. Ada sebuah makhluk yang berusaha keluar dari kepompong. Dengan susah payah dan penuh perjuangan akhirnya makhluk tersebut berhasil keluar dari kepompong itu. Betapa menakjubkan makhluk yang keluar dari kepompong itu. Dia melihat kupu-kupu yang indah baru saja keluar dari kepompong itu. Begitu indah, begitu mempesona.

setelah sekian lama berlalu, ia pun melihat kembali kepompong lain yang akan bermetamorfosis menjadi kupu-kupu. Iapun langsung teringat dengan makhluk indah yang keluar dari kepompong itu. Ia melihat si kupu-kupu kesulitan keluar dari kepompong itu. Segera ia menghampiri kepompong itu dan membuka kepompong itu. Ia teringat betapa sulitnya kupu-kupu yang ia lihat dulu keluar dari kepompong. Atas bantuan si anak itu, kupu-kupu itupun berhasil keluar dari kepompong. Saat mencoba terbang kupu-kupu itu malah terjatuh dan mati. si anak kaget mengapa kupu-kupu itu bisa mati? akhirnya dia sadar kalau kupu-kupu itu mati karena perbuatannya. ia sadar dengan ia membuka kepompong untuk menolong kupu-kupu itu keluar dari kepompong membuat sayap kupu-kupu itu lemah karena saat kupu-kupu itu berusaha keluar dari kepompong, kupu-kupu itu juga sekalian melatih otot-otot sayapnya sehingga mampu terbang pasca keluar dari kepompong.

Penyesalanpun tiada arti. Tapi tiada sesuatu yang sia-sia didunia ini. Anak itu mendapat sebuah pelajaran berharga dari apa yang ia alami. “Menolong itu sangat dianjurkan dan merupakan perbuatan terpuji, akan tetapi menolong belum tentu membuat keadaan menjadi lebih baik, bahkan bisa jadi membuat keadaan menjadi lebih buruk” dan juga “Apapun yang tidak membunuhmu akan menjadikanmu lebih kuat” semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s