Surga Adalah Tempat Prostitusi?

Surga (Jannah) adalah sebuah tempat impian bagi para manusia. Entah itu manusia yang bertakwa, beriman, sampai pada orang yang bejat pasti juga memimpikan selalu berada dalam surga, mungkin cuma orang yang (maaf) tidak 100% waras yang tidak mau dengan surga. Surga sampai saat ini masih identik dengan sebuah kesempurnaan dan kenikmatan yang tiada tara. Sebuah kehidupan di Jannah yang penuh dengan kenikmatan yang tiada tara. Air yang terpancar dari mata air Kafur, Tsanim dan Salsabil serta sungai-sungai yang mengalirkan air susu. Kemudian, para gadis yang elok nan rupawan berdiam diri di dalam istana-istana surga, mereka tak kan pernah keluar melainkan menunggu para calon suaminya yang beriman ketika di dunia.

Kecantikan, keindahan tubuh, keanggunan dan segala kelebihan yang dimilikinya tak bisa dilukiskan dengan kata-kata, tak mampu untuk digambarkan dengan pena-pena kita. Gadis perawan itu terjaga kesuciannya, tak pernah tersentuh oleh tangan-tangan jahil baik dari kalangan manusia maupun jin. Mereka adalah para wanita surga atau yang lebih kita kenal dengan nama bidadari.

Pengertian Surga

Surga atau kadang dibaca sorga adalah sebuah tempat di alam akhirat yang dipercaya oleh para penganut beberapa agama sebagai lokasi berkumpulnya roh-roh manusia yang semasa hidup di dunia berbuat kebajikan sesuai ajaran agamanya. Istilah ini berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Svarga.

Dalam bahasa Jawa kata tersebut diserap menjadi Swarga. Istilah Surga dalam bahasa Arab disebut Jannah, sedangkan dalam bahasa Cina Hokkian digunakan istilah Thian. (http://id.wikipedia.org/wiki/Surga)

Saya mencoba untuk mencari tahu apa itu surga dengan rujukan kitab suci saya sebagai seorang Muslim yaitu Al Qur-an. Dalam Al Qur-an ada beberapa ayat yang memberikan gambaran seperti apa itu surga, diantaranya:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh keni`matan,” (Luqman: 8)

“Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezki yang baik kepadanya.” (Ath Thalaaq: 11)

“Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik, sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.”(Al-Waaqi’ah: 22-24)

Dari beberapa ayat diatas surga dapat digambarkan sebagai suatu tempat mungkin menyerupai sebuah taman dengan pemandangan yang indah, suasana yang indah, dan juga satu hal yang selalu mendampingi kata surga dan selalu terbayang saat kita mendengar kata surga yaitu bidadari.

Prostitusi Yang Dilegalkan Tuhan

Manusia lahir membawa bekal yang komplit daripada makhluk Tuhan yang lain. Tumbuhan tercipta dengan dengan hanya berbekal ilmu, hewan tercipta dengan hanya berbekal nafsu, Malaikat tercipta dengan hanya berbekal akal dan ilmu, Iblis tercipta dengan hanya berbekal akal dan nafsu, akan tetapi manusia tercipta dengan dibekali semua bekal yang ada, yaitu ilmu, akal, dan nafsu.

Salah satu bagian dari nafsu adalah seks, yaitu sebuah kebutuhan biologis dan berfungsi untuk meneruskan keturunan. Bila seks merupakan sebuah kebutuhan sudah barang tentu pasti akan ada sebuah rasa puas apabila kebutuhan itu terpenuhi sebagaimana manusia yang mempunyai rasa puas saat ia sudah kenyang setelah sebelumnya ia merasa lapar.

Menurut sebagian besar manusia seks disebut juga dengan surga dunia, mengapa demikian? Karena konon dari berbagai cerita orang yang sudah berkeluarga atau sudah merasakan hubungan seksual, seks itu terasa sangat nikmat sekali. Karena nikmatnya, sehingga terkadang manusia mencari-cari kesempatan atau bahkan menghalalkan segala cara untuk dapat menyalurkan hasrat seksualnya.

Dengan adanya janji Allah dalam Al Qur-an dan dengan dipertegas oleh sabda Rosul dalam sunnah Beliau:

Ath-thabrani meriwayatkan dalam kitab Mujamnya dari Ummu Salamah, dia berkata: “Wahai Rasulullah, tolong terangkan kepadaku tentang firman Allah : “Huurun ‘iin”, Rasulullah berkata : “Huurun ‘iin artinya mata yang indah dan jeli.” Aku berkata lagi “Wahai Rasulullah, tolong terangkan kepadaku tentang firman-Nya : “Kaamtsaalil lu’lu’il maknun.” Rasulullah berkata : “Artinya bersih sebersih mutiara yang tak pernah disentuh tangan.” Aku berkata lagi: “Wahai Rasulullah, tolong terangkan kepadaku tentang firman-Nya: “Fii hinna khoiroot hisaan”. Rasulullah berkata : “Baik akhlaknya dan cantik wajahnya.” Aku berkata lagi : “Tolong terangkan kepadaku tentang firman-Nya : “Kaannahunna baidhun maknuun”. Rasulullah berkata : “Kelembutan kulit mereka seperti kulit yang ada di bagian dalam kulit telur.” Aku berkata lagi : “Wahai Rasulullah, tolong terangkan kepadaku tentang firman-Nya : “Uruban atrooban”. Rasulullah berkata : “Mereka yang di dunia sudah tua renta, di surga menjadi gadis-gadis yang sebaya.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Thabrani, dari Bakar bin Sahl Ad-Dimyathi, dari Umar bin Hasyim Al-Hassan, dari Hasan, dari bapaknya, dari Ummu Salamah, dia berkata : “Aku mengingatnya.”)

bahwa balasan bagi orang yang beriman dan beramal sholeh adalah bidadari dengan tubuh yang indah, bermata jeli, selalu muda, dan lain sebagainya. Hal tersebut menandakan bahwa didalam surga kita dapat sebuah lampu hijau untuk menyalurkan hasrat seksual kita.

Dengan demikian dapat kita maklumi mengapa orang mau melakukan sebuah perbuatan yang mungkin dibenak sebagian orang perbuatan tersebut adalah tergolong perbuatan tercela atau bahkan ada dari sebagian orang yang menganggap perbuatan tersebut adalah sebuah jalan menuju kesurga dan akan disambut oleh bidadari. Perbuatan tersebut adalah bom bunuh diri. Dalam sebuah rekaman video, tersangka pelaku bom bunuh diri dihotel Ritz Charlton dan hotel JW marriot di Jakarta mengatakan bahwa apa yang dia lakukan adalah wajib ‘ain dan bidadari akan menyambutnya disurga.

So, bagaimana pendapat anda tentang surga? Terus apakah yang anda harapkan dari surga? Apakah bidadari? Prostitusi? Atau anda tidak mendamba surga sama sekali (hanya mengharap ridho Allah)?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s